Belajar Banyak Hal dari JKT48

Semenjak jauh dari tanah air, gue sudah gak terlalu intens mengikuti perkembangan JKT48, tapi kalo kepo mah tetep. Terlebih setelah uninstall twitter beberapa bulan lalu, gue jadi makin ga tau kabar JKT48 gimana, sampe suati hari gue mutusin buat install twitter lagi haha. Dan taraa, ternyata kehidupan JKT48 makin menarik buat dibahas. Entah gimmick atau kejadian asli tanpa skenario, yang jelas gue belajar banyak hal dari idol grup adik AKB48 asal jepang ini.


Ada beberapa kasus yang bisa gue rangkum, yang kemudian gue bagi jadi dua yakni kasus lama dan baru:

Lama

  • Keluarnya Nabilah Ratna Ayu dari JKT48
  • Dipecatnya Regina (Generasi 5)
  • Manda, Okta, Dena turun status jadi Trainee
  • Dua member Team J (Sri Lintang dan Yuriva) memutuskan keluar

Baru

  • Dena JKT48 Berhijab dan Langsung Menikah
  • Sisil dan Ayana Jadi Kapten Team di JKT48
  • Melody dan Kinal Jadi Bagian JKT48 Operation Team

Nabilah Keluar dari JKT48

Keluarnya Nabilah jadi yang paling heboh sih. Member paling populer di JKT48 ini sebenernya udah cukup lama hiatus dari Theater, mungkin sekitar tiga bulan-an kali ya. Jadi dia sering ikut perform on-air doang. Kenapa? Alasannya sih karena sakit jadi gak bisa terlalu capek. Masuk akal sih, perform di Theater jauh menguras banyak tenaga dan keringat di banding tampil di Dahsyat, Inbox, atau di acara-acara reality show seperti Ini Talkshow atau Rumah Uya. Member sekelas Nabilah dua jam joget-joget dan keringetan di theater? Hmm, lagi-lagi alasannya masuk akal buat ogah-ogahan tampil di Theater. Kita bicara yang realistis ya, gak heran kalau akhirnya Nabilah memutuskan keluar dari JKT48. Walau sebetulnya kita gak tahu alasan sebenarnya dia keluar, hanya Nabilah dan Tuhan yang tahu.

Regina Dipecat

Member generasi 5 JKT48 ini keluar secara tidak lazim. Bahasa kasarnya yakni dipecat oleh JKT48 Operational Team. Penyebabnya adalah tersebarnya rekaman audio yang diduga kuat adalah suara Regina dengan teman lelakinya. Dalam rekaman tersebut Regina nampak jelas membeberkan kondisi internal JKT48 dan hubungan antar member, termasuk menyangkut nama Melody. Singkatnya, si Regina ini sebenarnya mungkin sekadar curhat-curhat biasa ke temennya tentang kehidupan di JKt48. Nah masalahnya adalah, si temennya ini ngerekam obrolan tersebut dan rekamannya pun tersebar luas. Ada dua kemungkinan, bisa jadi si Regina bohong/mengada-ada, atau bisa jadi itu adalah fakta. Tapi bagaimana pun, yang jelas bersalah adalah Regina. Kok bisa dia cerita ke orang lain sampai rekamannya tersebar?

Dena, Okta, Manda Jadi Trainee

Ketiga member ini diturunkan statusnya dari member team menjadi siswi pelatihan (Trainee). Apa bedanya? Kalau member team, mereka akan dapat posisi dalam setiap pertunjukkan Theater. Kalau Trainee, mereka hanya akan perform jika ada salah satu atau lebih member yang berhalangan. Singkatnya, Trainee ini seperti pemain cadangan dalam permainan sepak bola. Penyebabnya, mereka bertiga terkena skandal. Dena ketahuan memiliki pacar dan fotonya pun tersebar di internet. Sedangkan Manda dan Okta, foto mereka saat sedang bersama teman laki-laki mereka tersebar. Gak cuman itu, di foto itu ada penampakkan sebotol bir merek bintang. Jadilah fans JKT48 bertanya-tanya. Sekalipun mungkin mereka berdua gak minum, tersebarnya foto tersebut jadi satu alasan bahwa mereka gak bisa bertanggung jawab terhadap kepercayaan yang fans berikan.

Sri Lintang dan Yuriva Keluar

Dua member Team J JKT48 dari generasi 4 ini akhirnya menyudahi perjuangan mereka di JKT48. Entah apa alasan pastinya, tapi lagi-lagi alasan kesehatan masih menjadi pembenaran mereka untuk berhenti menghibur fans. Gue paham, kerja sebagai member JKT48 itu gak gampang, selain capek juga banyak hal yang harus dikorbankan. Pendidikan, keluarga, teman dan lainnya menjadi terkesampingkan oleh segala aktivitasnya di JKT48. Walau seringkali gue menyayangkan keputusan mereka untuk keluar, tapi gue yakin setiap member punya hak untuk menentukkan pilihan hidupnya sendiri.

Dena Menikah

Setelah kurang lebih 5 bulan menyandang status Trainee karena skandal berpacaran. Dena mengakhiri perjuangannya di JKT48 beberapa waktu lalu. Gue masih ingat jelas bagaimana semangatnya si Dena ini untuk bangkit lagi setelah kena skandal. Tweet-nya gak jauh-jauh dari kata semangat, usaha keras, dan barisan kata-kata khas perjuangan lainnya. Sampai sebulan terakhir, yang gue tahu, dia udah jarang theateran karena memang gak dapat kesempatan. Main Twitter pun jarang, termasuk ngasih kabar. Hingga akhirnya muncul pengumuman mengejutkan dari JKT48 Operation Team kalau Dena memutuskan mengundurkan diri dari JKT48. Alasannya, Dena ingin hijrah dan menyudahi perjuangannya di dunia entertainment yang sudah membesarkan namanya. Tidak berapa lama, tersebar undangan pernikahan Dena. Hmm.

Sisil dan Ayana Jadi Kapten

Sisil adalah member generasi 2 yang seringkali diremehkan. Terlebih menyoal penampilannya yang kurang menjual dibanding member-member sekelas Melody, Shania, Kinal, Zara, Yupi, dll. Iya, sederhananya, banyak yang menganggap Sisil ini kurang cantik untuk jadi member JKT48. Lumayan jahat juga sih, tapi gue sepenuhnya gak setuju. Toh, setiap member punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terlebih, ukuran cantik itu gabisa disama ratakan. Nah beberapa waktu yang lalu, Sisil didaulat menjadi Kapten Team J menggantikan Shania yang kini menjabat Kapten JKT48.

Kenapa ini istimewa? Sisil jadi member cadangan (Trainee) selama dua tahun, lebih dari teman-temannya yang terlebih dulu masuk Team. Ini membuktikan bahwa setiap orang punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan Sisil mampu membuktikan perkembangannya di JKT48. Sebab ada sisi menarik lain dari Sisil disamping orang-orang yang hanya bisa memojokkannya. Sisil terbukti mampu mengatasi para haters dan maju.

Ayana, member yang terkenal pendiam dan pemalu di mata gue ini, baru-baru ini juga ditunjuk jadi Kapten Team T sekaligus member Team T (Double Team K3 dan T). Kapten bisa dibilang pemimpin sebuah regu, bagaimana bisa seorang yang lenyeh-lenyeh bisa memimpin orang lain? Nah. Ayana sejauh ini menunjukkan perkembangan yang berarti. Ayana sekarang bukan lagi Ayana yang dulu. Di salah satu videonya bersama Team T, Ayana bahkan bisa bersikap tegas kepada juniornya. Lagi, setiap orang punya kesempatan menjadi pemimpin.

Melody dan Kinal Jadi Bagian JOT

Keluarnya Melody dan Kinal dari JKT48 membuat banyak fans kecewa. Bagaimana tidak, dua member legendaris yang ikut membesarkan nama JKT48 ini gak akan lagi menghibur para fans. Tapi, kabar bahagianya, mereka berdua akan bergabung di balik layar sebagai JKT48 Operational Team. Strategi yang bagus sih menurut gue, kenapa? Selain mereka berdua dapat menyalurkan pendapat para fans soal JKT48, mereka berdua juga masih dapat merangkul fans untuk tetap mendukung JKT48. Bayangkan bagaimana serunya JKT48 jika para pekerja belakang layarnya adalah mantan member? Hehe.


Berikut highlights bagaimana JKT48 bisa berpengaruh di kehidupan gue:

  • Tidak ada hasil tanpa usaha keras
  • Semua orang punya kesempatan yang sama untuk berkembang
  • Setiap individu punya zona waktunya masing-masing untuk sukses
  • Pentingnya menjaga kepercayaan orang lain
  • Berhati-hati dalam bertindak dan berpelilaku
  • Jangan jadi kacang yang lupa kulitnya
  • Setiap usaha butuh pengorbanan
  • Daya tarik sesungguhnya adalah skill dan usaha keras, bukan paras

Sampai ketemu di postingan selanjutnya!

2 opinions on “Belajar Banyak Hal dari JKT48”

  1. gila, gua juga dulu sering ngikutin jkt48 sampe suatu saat uninstall twitter juga dan gak ngikutin perkembangannya lagi. Tapi gua jadi tau berita terbarunya dari blog elu bang hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge