Terdikte Bahwa Hidup Harus Produktif

Gue sebenernya bingung mau dibawa ke mana hubungan blog ini. Postingan terakhir malah ga jelas, galau-galau gak karuan. Bahan buat bisnis engga, diary berfaedah juga engga, travel blog apalagi, boro-boro nulis cerita perjalanan, nulis curahan hati aja gak becus. Huhu sedih men. :’) Maksud hati dengan pindahnya gue ke Porto, gue bisa semakin produktif dalam segala hal, tapi faktanya salah … Read more Terdikte Bahwa Hidup Harus Produktif

Read More

Katanya Lebih Enak Kuliah di Luar Negeri

Ketika masih di bangku sekolah menengah, gue ngerasa sekolah adalah sebuah hobi. Tidak ada paksaan untuk belajar, melainkan sebuah kesenangan pribadi. Persis seperti yang dibilang Maudi Ayunda, sosok cantik dan menginspirasi semua orang. Terlebih dengan belajar, gue bisa jadi yang terbaik di kelas. Klimaksnya bukan tentang predikat, tapi materil berupa beasiswa yang lebih gue incar.  Sebab dengan sekolah, gue bisa … Read more Katanya Lebih Enak Kuliah di Luar Negeri

Read More

Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

Novel terakhir yang berhasil gue baca sampai habis adalah “Penumpang Gelap” karya Alijullah Hasan Jusuf, seorang yang dulunya bukan siapa-siapa, tapi berhasil melanglang buana sampai ke benua eropa. Cerita nyata beliau ini berhasil dikemas dengan apik menjadi bacaan yang menarik untuk menggugah semangat para pengejar mimpi. Sama seperti halnya sewaktu dulu gue baru kenal dengan Ahmad Fuadi, sang penulis kondang … Read more Kuliah Gratis di Eropa dengan Beasiswa Erasmus

Read More

Rumitnya Berurusan dengan Birokrasi

Di awal-awal masa perkuliahan (sampe sekarang sih), gue sering dicap sebagai calon-calon budak birokrasi. Kata temen-temen, tanda-tandanya bisa terlihat jelas di pribadi gue. Selalu dekat dengan birokrasi kampus, jarang ikut demo, kut kegiatan kemahasiswaan yang orientasinya profit, atau yang paling jelas adalah target ketika lulus kuliah: Daftar CPNS. Gue juga ga menampik hal itu. Karena gue rasa, jadi seorang Pegawai … Read more Rumitnya Berurusan dengan Birokrasi

Read More

Pengalaman Tukar Mata Uang di Money Changer Surabaya

Beberapa waktu lalu, gue pernah cerita kalau hampir jadi ‘gelandangan’ di negara orang (luar negeri, red). Alasannya sederhana, karena cuman bawa uang cash dan itu pun rupiah. Haha. Udah agak keliatan begonia dan jelas-jelas kurang persiapan. Artikel lengkapnya bisa dibaca di sini. Sekitar empat hari yang lalu, gue memutuskan untuk berubah. Gak mau kejadian yang lalu terulang lagi, gue riset … Read more Pengalaman Tukar Mata Uang di Money Changer Surabaya

Read More