Djakarta Reunion 2016

Di dunia ini tidak ada yang benar-benar abadi. Kebahagian, kesedihan, kaya, miskin, saya yakin hanyalah penghias diri sementara waktu. Sebab manusia memiliki masanya sendiri-sendiri. Ada kalanya harus bersedih, namun di sisi lain, pasti akan ada masa dimana kesenangan akan menghampiri.

Dengan berbagai keterbatasan ini, manusia diberikan beribu warna yang siap dipilih. Suka merah, pink, biru, tosca, atau apapun itu, tidaklah penting. Karena akan selalu ada masa dimana warna kita mampu berpendar dengan sendirinya. Tanpa harus iri dengan kecerahan warna lain. Tanpa harus melupakan kekhasan yang dimiliki untuk sekarang.

Kita tidak akan pernah tahu seberapa penting kehadiran kita bagi orang lain. Adakah manfaat yang bisa kita berikan bagi orang lain. Adakah hal-hal kecil di diri kita yang masih diingat orang lain. Adakah orang-orang yang sedang menyadari keberadaan kita sekarang? Setidaknya menyadarkan orang-orang tuk percaya bahwasanya kita adalah orang-orang kecil yang kelak akan menjadi besar.

Kalian, orang-orang hebat yang dikirimkan Tuhan untuk saya temui. Bukan maksud berlebihan, tapi inilah adanya. Kehebatan pribadi masing-masing yang justru mampu membawa pergaulan ke arah positif. Mampu menuntun saya ke ‘jalan’ yang seharusnya, walau belum selamanya. Dengan kesamaan mimpi besar, pribadi yang unik, cerdas, dan khas, kita ditakdirkan untuk pernah bertemu. Setidaknya untuk saling bertukar sakitnya kegagalan, dan berbagi cerita bahagianya kerberhasilan.

 

These are Stories of Us

#‎SharingWithFOXS‬







 

“Bahwa kadang hidup hanya seperti sebuah perjalanan di atas kereta. Kita bertemu dengan orang tak dikenal, berbincang, dan sesekali tertawa bersamanya, lalu kita turun di stasiun masing-masing dan kemudian berpisah. Tapi cerita tak pernah selesai disitu. Karena akan selalu ada kereta lain yang menghantar kita menuju perjalanan selanjutnya. Kita tidak pernah benar-benar berpisah. Kita hanya sedang memilih kereta yang berbeda, yang mempertemukan kita dengan orang yang berbeda pula,”

Kalau-kalau kemarin adalah yang terakhir, setidaknya, Tuhan pernah mempertemukan kita.

 

12620543_1061259890591818_1652112617_o

Selamat Ulang Tahun Ega & Egi!
Tetaplah jadi penghibur yang baik!
Belajar dan jangan berhenti bermimpi!
Kalau besar nanti, jangan lupakan hari ini!

IN FRAME: MIFTAH FARID, JORGA RIZKY ZULKARNAIN, RAMUHAD SAMUDERA, JORGHI RIZKY ZULKARNAIN, M RIDHA TANTOWI, AZZAM MUFLIKHUN

19 opinions on “Djakarta Reunion 2016”

  1. Waah kayaknya setuju nih mas ridha… perpisahan terjadi ketika kita harus memilih kereta yang berbeda… tapi entar juga bisa kumpul2 lagi asalkan janjian ketemuan lagi hehehehehehehehehehehehehehehe

  2. “Karena akan selalu ada kereta lain yang menghantar kita menuju perjalanan selanjutnya. Kita tidak pernah benar-benar berpisah. Kita hanya sedang memilih kereta yang berbeda, yang mempertemukan kita dengan orang yang berbeda pula” :’)

    keren banget parah-parah.
    Gua jadi kangen temen-temen nih. :’)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.