Pagerank Telah Tiada, Gantinya Apa Ya?

Vakum dalam kurun waktu lama ternyata udah bikin gue ketinggalan banyak banget informasi di dunia perblogging-an ini. Emang ga lama-lama amat sih, cuman kan teknologi dan kawan-kawan nya cepet banget diperbaharui, makanya gue ngerasa kudet gitu. Ga cuman gadget yang lagi populer sekarang, tapi juga hal-hal kecil tapi penting bagi kelangsungan hidup blogger. Nah, salah satunya adalah tentang pagerank.

Sepengetahuan gue dulu, pagerank adalah sebah indikator untuk menilai kualitas sebuah blog oleh Google. Semakin tinggi nilai pagerank sebuah blog maka semakin berkualitas pula blognya di mata google. Dampak lainnya adalah bagusnya posisi blog di mesin pencarian Google yang akan mengundang banyak pengunjung ke blog tersebut. Menarik kan?

Baca Juga: Perjalanan 7 Tahun Menjadi Blogger | Mendadak Kangen #1

Dulu banget, blog pertama gue dikasih pagerank 3. Hingga menular ke blog-blog lain, ada kali jumlah blog gue dulu sekitar lima buah dan ada pageranknya semua. Alhamdulillah karena ternyata pagerank tidak semata nilai, tapi juga berharga dan membawa keberkahan bagi para blogger. Gimana gak, karena pengalaman gue dulu untuk satu postingan berbayar (Paid Review) di broker seperti reviewme dan blogvertiser dihargai minimal $10. Wow, harga yang fantastis dibanding hanya nulis-nulis blog iseng yang gak dibayar sama sekali. :|

Pernah juga dapet iklan dari orang luar sana, kalau gak salah dari United States, mereka ngontak gue langsung via contact form blog. Setelah diskusi, akhirnya deal harga untuk sebuah blog post seharga $150 dimana artikelnya telah mereka persiapkan dan gue sebagai author blog tinggal copy dan paste. Tidak hanya itu, mereka juga membeli sebuah link di blogroll gue seharga $30 per bulannya.

Baca Juga: Pelajar NgeBlog, Why Not?

Hem. Kaya mendadak kalau gini terus. That’s why, gue dulu mupeng banget sama blog. Akan banyak sekali agensi/perusahan yang bakal ngiklan ke blog kita kalau memang blognya relavan dan berkualitas. Salah satu patokannya ya dari pagerank itu sendiri. Di samping melihat angka alexa, moz, dan backlink tentunya.

Nah masuk ke inti postingan ini, berdasarkan sumber-sumber yang gue percayai, rupanya pagerank sudah tiada man-teman. Kabarnya pagerank ini telah mati sejak akhir 2013 lalu dengan tindai tidak adanya update pagerank lagi. Sedih rasanya. Dulu sering posting, sering blogwalking, sering melakukan link exchange, itu salah satu tujuannya ya buat bisa dapet pagerank bagus hehe. Kadang berhasil naik, bertahan, atau bahkan dibanting ke 0 pun pernah karena terlalu banyak menerima iklan masuk.

Dapat info lagi dari forum ads.id kalau udah ada pengganti dari pagerank ini. Namanya adalah Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA). Sekilas nampak asing karena memang gue masih belum terbiasa. Jadi DA dan PA ini adalah nilai dari sebuah domain dan laman dari blog kita di mata google dan SERP oleh perusahaan MOZ. Bener kan? Hehe. Semoga penjelasan gue gak keliru.

Seiring transformasi pagerank ke DA dan PA ini, blog gue rupanya udah nunjukin adanya perubahan. Terlihat dari DA dan PA nya yang naik dan alexa yang mulai ramping. Awal mulai ngeblog lagi sekitar lima bulan yang lalu, DA dan PA nya masih satu. Bahkan alexa nya masih gendut di atas 15 juta. Batin gue, bakal perlu usaha ekstra buat naikin DA dan PA, sama ngelangsingin alexa. Apalagi dulu masih ga ada temen ngeblog, buktinya ya gampang, postingan gue ga ada komentarnya sama sekali. Hehe

Hasil Pengecekan Pagerank, Alexa, MOZ, DA, dan PA
Hasil Pengecekan Pagerank, Alexa, MOZ, DA, dan PA

Alhamdulillah sekarang udah ada banyak temen blogger yang sering mampir kemari. Karena ga usah munafik juga, banyak dari blogger yang tidak hanya sekedar ngeblog tapi juga sebagai lahan mencari uang, termasuk gue. Makanya penting buat punya temen sesama blogger biar saling bantu saling klik iklan google adsense dan menasehati kalau ada cara yang salah. Haha.

Yaudah sih intiya pagerank sudah tiada, sekarang tinggal usaha buat naikin DA dan PA nya ya!

45 opinions on “Pagerank Telah Tiada, Gantinya Apa Ya?”

  1. banyak pengalamannya ngasilin uangnya ya. bagi – bagi dongkang caranya.
    ia kang untung page rank katanya sih sudag begitulah. baca – baca juga sih

  2. Domainnya belum lama ya mas sama seperti saya beda 2 bulan.Sekarang juga lagi berusaha menaikkan PA DA.Saya sih fokusnya ke artikel dulu biar cepat dikenal dimesin pencari

  3. Iya. Sekarang bukan Alexa-nya lagi yang di lihat, tapi DA dan PA menjadi faktor penting untuk sebuah blog. Selain kualitas posting.
    Kemarin gue sempat dapat tawaran dari seseorang buat jadi blogger-nya Tok*p*dia. Setelah berbalas email sama miminnya, dan mendapat link buat ngecek point DA, ternyata point gue kurang tiga. Waduh, sayang banget ya :’)
    Sementara itu, belakangan ini DA gue turun dari 12 menjadi 11. Dan PA yang sebelumnya 15 naik jadi 21 :’)
    Saat itu gue sadar, “Kenapa gak DA-nya aja yang jadi 21?!”

  4. Kalau saya pribadi gak mementingkan pagerank sih, karena pada dasarnya menyimpan record melalui media blog, ada tulisan yang sekedar numpang lewat dan ada sebagian yang trafficnya sangat tinggi, contoh (tutorial pc yg ga mainstream), saya rasa keputusan google udah bagus karena dengan begini mengurangi blog spams yang kebanyakan isinya tulisan copas.
    Oh iya dengar dengar, sekarang Google lebih ke arah konten yg berbobot dan mobile, so yeah.. visitors rata-rata menggunakan handheld ketimbang pc.
    Qorisme recently posted…[Pengalaman] Seni Memelihara Kucing KampungMy Profile

      1. alasan yang mungkin tepat kenapa banyak blogger yg membuat blog spam tentu berasal dari anggapan bahwa mendapatkan penghasilan dari blog adalah menarik setinggi mungkin pengunjung. Ada yang professional dengan membuat konten menarik dan “bait” click dengan judul bombastis. Tetapi ada juga sekedar tempelan dan terlalu malas menulis pemikiran sendiri, dan malah berkisar seputar berbagi software gratis tapi bajakan, tutorial klise, bahkan isinya cuma link referral dan afiliasi. Bagi saya ada dua jenis 3 blogger karbitan yg gw tulis beberapa tahun lalu (dan saya mungkin adalah salah satu dari ciri berikut :I

        1. Blogger Karbitan yang membuat blog karena tugas sekolah, kampus dan juga karena ikut-ikutan lomba. Blogger seperti ini dipastikan jika tugas atau lomba selesai pasti menelantarkan blognya dan melupakan jauh-jauh dan kembali kepada aktifitas online yang lebih disukainya, kayak social networking atau main game online.

        2. Blogger Karbitan karena hanya membuat blog untuk autis dan bisnis onlinenya. Sudah banyak gue menemukan blogger semacam gini. Bikin blog isinya copas semua dengan iklan yang bejibun Naudzubillah, diaksesnya lambat ditambah lagi pemilik blog yang autis gak nanggepin komentar pengunjungnya.

        3. Blogger Karbitan hasil bentukan dari korban tren. Ngeliat publik figur dan idolanya ngeblog, dia ikut-ikutan ngeblog terus kalau nulis dalam blog isinya cuma cerita dia mulu, orang yang mampir keblog cuma bingung baca-baca cerita panjangnya yang isinya tentang hidupnya doang. Syukur kalau isinya ada yang bisa diambil pelajaran, nah kalau isinya cuma omong kosong doang, pantes disebut blogger karbitan.
        Qorisme recently posted…[Pengalaman] Seni Memelihara Kucing KampungMy Profile

  5. ada juga sih keinginan untuk mendapatkan iklan diblog tapi kok rasanya susah ya
    jadi sementara buat media latihan nulis aja dulu, soalnya udah berapa tahun vakum nulis

  6. mirip sama bLog saya terdahuLu, berawaL dipertengahan tahun 2009 dan muLai berkembang setengah tahun kemudian. tapi cuma bisa di PR 2, Lumayan juga sih buat menduLang recehan doLLar. berjaLan sekitar 2 tahun, akhirnya waktu bLogging sudah nggak memungkinkan maka bLog jadi nggak keurus dan maLah dibunuh googLe. kemudian hiatus ngebLog.
    baru-baru ini, sekitar 3 buLan LaLu ngebangun bLog baru Lagi. seteLah bongkar sana-sini ternyata memang banyak perubahan sistem dari sang webmasters googLe, maka kudu beLajar dari noL Lagi. kurang – Lebih seperti yang Mas Ridha aLami saat ini. tapi tetap happy bLogging aja deh, ibarat air kadang pasang – surut

    1. IYa banyak algoritma google dulu yang sekarang udah gak dipake lagi nih. Pas baru mulai bloggnga lagi 5 bulan yang lalu jadi agak kikuk, desperate juga. “Kok ini blog ga ada trafficnya?,” “kok gak keindex?” -__-
      Tapi sih sekarang ngelurusin niat aja, kalo orientasinya duit mulu pasti susah buat konsisten nulis. Tapi sekarang sih emang niatnya ngeblog berbagi aja hehe

      1. saya sepaham dengan maksud Mas Ridha
        emang sih sebaiknya tujuan utama ngebLog adaLah beLajar dan berbagai, seteLah kita mahir ngeLoLa bLog dan jago nuLis, maka cari uang adaLah efeknya. tapi kaLo tujuannya dibaLik, wah itu yang bikin bahaya. betuL?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.