Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur

Halo! Selamat datang kembali di blognya owi! Sudah beberapa bulan ke belakang sudah tidak lagi aktif menulis di blog ini karena memang kesibukan mahasiswa tahun terakhir tidak bisa diragukan lagi. Hehe. Sebenarnya yang menjadi masalah bukanlah banyaknya tugas tapi lebih kepada tekanan yang diberikan oleh para dosen kepada mahasiswanya. Ya wajar aja sih karena memang tugas akhir ini adalah sebagai … Read more Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur

Read More

Perjuangan Bertahan Hidup Mahasiswa Bidikmisi di Surabaya

Sebagai mahasiwa yang tak biasa, saya inshaaAllah akan menyelesaikan kuliah dalam kurun waktu lima tahun. Bebas sih kalo pada mau bilang molor, ngaret, telat, apapun bebas, karenanya intinya sama yakni saya belum bisa ditakdirkan lulus di durasi umumnya mahasiswa sarjana kebanyakan. Hehe. Nah, sebagai mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi pula, saya hanya berhak menerima beasiswa maksimal selama empat tahun. Kalau molor, … Read more Perjuangan Bertahan Hidup Mahasiswa Bidikmisi di Surabaya

Read More

Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

Sepulang dari Porto, saya merasa ada sesuatu yang berbeda. Ada banyak hal-hal nyeleneh mahasiswa yang tidak bisa saya terima. Saya tidak serta merta kaget, karena sempat ada masa transisi di sini. Sebelum akhirnya saya kembali tergabung dalam sebuah organisasi. Walau terkesan dipaksakan, tapi keadaan lah yang menuntut demikian. Hal-hal yang saya maksud tersebut antara lain budaya tidak tepat waktu, komunikasi … Read more Memaklumi Alasan Klasik Mahasiswa

Read More

Fenomena Bunuh Diri Kaum Millenials

Sekitar sepekan yang lalu, saya melakukan polling di Instagram mengenai alasan mereka tetap bertahan hidup. Pertanyaan yang cukup menggelitik nan menarik pikir saya. Baca juga: Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri Bukan tanpa alasan, saya menginisiasi pertanyaan tersebut lantaran banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia. Dalam satu bulan, tak kurang dari empat kasus bunuh diri terjadi. Belum termasuk … Read more Fenomena Bunuh Diri Kaum Millenials

Read More

Budaya Partisipatif dan Indonesia Tanpa Pesimisme

Kembali ke pembahasan mengenai pengemudi dan penumpang, saya jadi teringat akan bagaimana kagetnya saya di hari pertama perkuliahan di Porto dimulai. Saya yang sama sekali tidak mengerti bahasa portugis saat itu benar-benar dibuat bingung. Satu sesi perkuliahan berdurasi empat jam. Setelah 2 jam pertama, terdapat jeda istirahat selama 1o menit. Di sesi pertama, dosen memberikan materi layaknya dosen-dosen biasa yang … Read more Budaya Partisipatif dan Indonesia Tanpa Pesimisme

Read More