Review GoMassage Pertama Yang Lebih Dari Sekadar Pijatan

Kepindahan saya ke Jakarta untuk bekerja membuat ritme aktivitas saya berbeda pula. Dari yang sehabis sidang Tugas Akhir sampai menunggu wisuda hanya uring-uringan dan nyambi melamar pekerjaan, kini sudah memiliki mobilitas rutin. Senin-Jumat dari pukul 8.00-17.00 saya habiskan di kantor. Sehingga waktu setelahnya hanya cukup untuk dibuat tidur tanpa ada aktivitas lain. Terkecuali untuk weekend di Sabtu dan Minggunya. Nah, … Read more Review GoMassage Pertama Yang Lebih Dari Sekadar Pijatan

Read More

Fenomena Bunuh Diri Kaum Millenials

Sekitar sepekan yang lalu, saya melakukan polling di Instagram mengenai alasan mereka tetap bertahan hidup. Pertanyaan yang cukup menggelitik nan menarik pikir saya. Baca juga: Alasan Tetap Bertahan Hidup Tanpa Harus Bunuh Diri Bukan tanpa alasan, saya menginisiasi pertanyaan tersebut lantaran banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia. Dalam satu bulan, tak kurang dari empat kasus bunuh diri terjadi. Belum termasuk … Read more Fenomena Bunuh Diri Kaum Millenials

Read More

My Life in a Nutshell

2001 Tujuh belas tahun yang lalu, sekelilingku semuanya asing. Wajar saja, sebab teman-temanku sudah tidak lagi di sini. Hanya ada aku dan beberapa anak lainnya yang jumlahnya bisa dihitung dengan satu. Aku malu tapi aku tidak berbuat apa-apa. Keputusan wali kelas untuk tidak menaikkanku ke kelas dua sepertinya sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Aku termasuk satu dari beberapa anak … Read more My Life in a Nutshell

Read More

Kehidupan Jalanan Kota Surabaya

Kamis (4/10), aku kembali menjajal bus kota Surabaya setelah terakhir kali awal tahun 2017 (kalau tidak salah). Tidak ada perubahan berarti, kernet bus masih saling berebut penumpang, para porter yang masih saja memaksa, dan calo-calo ‘tak kasat mata’ yang silih berganti menghampiri penumpang yang baru turun. Di dalam bus, kursinya sobek-sobek, AC mati, ngetemnya super lama dan tidak lupa hiburan … Read more Kehidupan Jalanan Kota Surabaya

Read More

Dilema Menjadi Indonesia Seutuhnya

“Aku paham,” ucapnya singkat sembari mengembangkan sedikit senyum kepadaku yang sedari tadi dilanda kebingungan. Banyak hal yang ingin kuutarakan, namun ada banyak hal pula yang menghalangiku untuk berkata demikian. “Aku meninggalkan keluargaku, teman-temanku, negaraku, bukan karena aku tidak sayang mereka, tapi sebagai bekalku menjadi prbadi yang lebih tangguh lagi,” jelasnya yang kubalas dengan anggukan kecil tanda setuju. Karena memang tidak … Read more Dilema Menjadi Indonesia Seutuhnya

Read More